Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Jakarta Selatan resmi meluncurkan inisiatif terbarunya bertajuk 'Money Trees'. Program ini dirancang bukan sekadar sebagai forum seminar konvensional, melainkan sebagai ruang diskusi eksklusif yang intim bagi para pengusaha muda untuk mendalami substansi pengembangan bisnis yang kredibel dan berkelanjutan.

Pada edisi perdana yang bertema 'Akar: Tumbuh Tanpa Takut', Ketua Umum BPC HIPMI Jakarta Selatan, Zaki Adinda Husna, menekankan bahwa filosofi akar sangat relevan bagi pertumbuhan perusahaan. Menurutnya, kesuksesan jangka panjang seorang pengusaha muda tidak hanya ditentukan oleh keberanian mengambil peluang, tetapi juga oleh kekuatan fondasi yang mencakup legalitas, disiplin finansial, serta tata kelola perusahaan yang transparan.

Program ini menghadirkan tokoh bisnis papan atas sebagai mentor, di antaranya CIO Danantara, Pandu Sjahrir, dan Komisaris Suri Nusantara Jaya Group, Datuk Shafie Shamsuddin. Para narasumber tersebut memberikan wawasan mengenai pentingnya literasi keuangan, manajemen arus kas, serta adaptasi teknologi seperti kecerdasan buatan dalam menjaga performa bisnis di tengah dinamika pasar yang kian kompetitif.

Berbeda dengan forum pada umumnya, Money Trees menerapkan sistem kurasi ketat terhadap 70 peserta yang hadir. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa setiap sesi diskusi berlangsung mendalam dan berkualitas, sehingga para pengusaha muda benar-benar mendapatkan pemahaman praktis mengenai cara menjadi mitra strategis yang profesional bagi pemerintah maupun sektor swasta.

Zaki menambahkan bahwa ke depan, Money Trees akan menjadi agenda berkelanjutan yang diharapkan mampu membentuk ekosistem belajar bagi generasi pengusaha berikutnya. Dengan memperkuat 'akar' bisnis sejak dini, ia optimistis pengusaha muda Indonesia akan lebih tangguh dan siap berkontribusi secara signifikan terhadap stabilitas serta pertumbuhan ekonomi nasional.