Perkembangan pesat teknologi digital dan implementasi sistem Coretax kini merevolusi lanskap profesi perpajakan secara global. Merespons tantangan tersebut, Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) menegaskan bahwa mahasiswa perpajakan tidak boleh lagi hanya mengandalkan pemahaman konvensional terkait regulasi hukum, melainkan wajib menguasai teknologi kecerdasan buatan (AI) serta analisis bisnis.

Pesan krusial ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum IKPI, Vaudy Starworld, saat menjadi pembicara dalam Kuliah Pakar yang diselenggarakan di Program Studi Sarjana Terapan Akuntansi Perpajakan, Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (UII), Sleman, pada Senin (13/7/2026). Acara yang menyoroti kesiapan karier di era digital ini dibuka resmi oleh Wakil Rektor UII, Prof. Rifqi Muhammad, Ph.D., serta dihadiri oleh jajaran dekanat setempat.

Dalam paparannya, Vaudy menjelaskan bahwa otomatisasi akibat kecerdasan buatan telah mengambil alih banyak pekerjaan administratif yang dahulu menjadi tugas rutin konsultan pajak. Namun, ia menekankan bahwa kemajuan teknologi tidak akan mematikan profesi tersebut, melainkan menggeser fokusnya ke arah kemampuan berpikir kritis, pemahaman model bisnis yang mendalam, serta kemampuan merumuskan solusi strategis.

Transformasi sistem administrasi perpajakan yang diusung Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melalui Coretax turut mengubah ekspektasi industri terhadap lulusan baru. Konsultan pajak masa depan dituntut untuk berperan sebagai penasihat strategis (strategic advisor) yang cakap mengelola risiko bisnis klien berdasarkan analisis data berbasis digital tax administration dan business intelligence.

Guna menjembatani kesenjangan antara dunia akademik dan industri, Vaudy mendorong para mahasiswa UII untuk mulai merintis sertifikasi profesional sejak dini. Langkah-langkah strategis seperti mengikuti pendidikan brevet, Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak (USKP), hingga kepemilikan izin praktik resmi menjadi modal krusial bagi lulusan agar siap bersaing dan berintegritas di ekosistem kerja modern.