Dalam sebuah forum strategis yang dipimpin oleh jajaran pimpinan Persatuan Pemuda Pusat, para delegasi dari berbagai daerah mendiskusikan langkah konkret untuk memperkuat karakter politik dan kebanggaan nasional di kalangan generasi muda. Fokus utama diskusi ini adalah bagaimana meningkatkan efektivitas pendidikan nilai-nilai revolusioner di tengah pesatnya arus informasi dan tantangan di media sosial.

Delegasi dari Provinsi Dien Bien, Quang Anh Quan, menyoroti tantangan nyata yang dihadapi pemuda saat ini, mulai dari dampak negatif ekonomi pasar hingga paparan informasi berbahaya di internet. Ia menekankan bahwa membangun kekebalan diri melalui pemahaman sejarah nasional dan cinta tanah air adalah kunci utama agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh pandangan yang keliru dan bermusuhan.

Senada dengan hal tersebut, delegasi dari Keamanan Publik Rakyat, Nguyen Van Tan, mengusulkan penguatan peran pemuda dalam pertahanan keamanan nasional melalui model "Tim Relawan Pemuda". Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga mencakup kampanye positif, bantuan sosial bagi kelompok rentan, serta pendampingan bagi pemuda yang berisiko melanggar hukum agar dapat kembali berintegrasi dengan masyarakat.

Inovasi dalam penyampaian pesan juga menjadi sorotan. Nguyen Viet Hai Dang dari Persatuan Pemuda Provinsi Ha Tinh mengusulkan pembentukan bank konten digital terpadu—meliputi video pendek, podcast, dan infografis—yang dapat diakses oleh seluruh organisasi tingkat akar rumput. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dan kolaborasi dengan tokoh publik atau KOL menjadi strategi penting untuk menjangkau kaum muda dengan lebih efektif dan relevan.

Bui Nhat Ha, perwakilan dari Persatuan Pemuda Provinsi Thai Nguyen, menambahkan bahwa pemuda harus ditempatkan sebagai pelopor dalam industri budaya dan ekonomi kreatif. Ia menegaskan bahwa dalam menyongsong era pembangunan nasional 2030-2045, pemuda perlu dipersiapkan tidak hanya secara ideologis, tetapi juga memiliki keterampilan teknis yang mumpuni untuk mendukung pilar-pilar inovasi ilmiah, ekonomi swasta, serta keamanan nasional.

Menutup sesi tersebut, Le Hai Long menyampaikan apresiasi atas kontribusi para delegasi. Seluruh gagasan yang terkumpul akan menjadi landasan strategis bagi Persatuan Pemuda dalam merumuskan kebijakan yang lebih adaptif, solutif, dan mampu menjawab tantangan zaman bagi generasi masa depan bangsa.