Presiden Prabowo Subianto menyambut kedatangan Perdana Menteri India, Narendra Modi, dalam lawatan kenegaraan yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan tingkat tinggi ini menjadi babak baru dalam mempererat kemitraan strategis antara kedua negara yang memiliki kedekatan diplomatis dan historis.
Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, mengonfirmasi bahwa kedua pemimpin negara dijadwalkan meresmikan delapan nota kesepahaman (MoU) untuk memperluas jalinan kerja sama. Ruang lingkup kerja sama tersebut mencakup sektor krusial, mulai dari pertahanan, pengembangan teknologi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.
Sugiono menambahkan bahwa kunjungan PM Modi merupakan respons balik atas kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke India sebelumnya. Selain agenda formal penandatanganan dokumen kerja sama, pertemuan bilateral empat mata antar kepala negara juga difokuskan untuk menyelaraskan visi di masa depan.
Sisi kebudayaan menjadi poin krusial dalam lawatan ini. PM Modi dijadwalkan meninjau langsung Candi Prambanan sebagai bagian dari komitmen nyata kedua negara dalam proyek restorasi dan pemugaran situs bersejarah tersebut.
Lebih jauh, pemerintah Indonesia berharap momentum kunjungan ini mampu menciptakan kolaborasi konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kedekatan personal antara Presiden Prabowo dan PM Modi dinilai menjadi katalis positif dalam memuluskan berbagai agenda strategis kedua negara ke depan.