Perdana Menteri India, Narendra Modi, resmi tiba di Indonesia untuk melakukan kunjungan kenegaraan. Lawatan ini merupakan respons diplomatik atas kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke India pada awal tahun 2025 lalu, yang menandai fase baru kedekatan hubungan antara kedua negara.
Kedatangan PM Modi disambut langsung oleh Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan sinergi strategis dan kemitraan bilateral yang kian erat antara Jakarta dan New Delhi.
Agenda utama dari rangkaian kunjungan ini akan dipusatkan di Istana Merdeka pada Selasa (7/7/2026). Presiden Prabowo dan PM Modi dijadwalkan melangsungkan pertemuan empat mata, yang kemudian dilanjutkan dengan pertemuan bilateral untuk membahas berbagai isu krusial. Fokus utama dari dialog tersebut adalah penyelesaian nota kesepahaman (MoU) di sektor-sektor vital, termasuk pertahanan, pendidikan, kesehatan, dan pengembangan teknologi.
Selain agenda formal kenegaraan, kunjungan ini juga menyentuh aspek pelestarian sejarah. PM Modi dijadwalkan meninjau Candi Prambanan di Jawa Tengah sebagai bagian dari komitmen bersama antara Indonesia dan India dalam proyek pemugaran dan restorasi situs warisan dunia tersebut.
Rangkaian kegiatan kenegaraan ini akan berlangsung hingga 8 Juli 2026. Pemerintah berharap bahwa berbagai kesepakatan yang nantinya ditandatangani tidak sekadar memperkuat diplomasi, namun juga memberikan dampak positif yang konkret bagi kepentingan nasional kedua negara.