Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi mengumumkan komitmen kerja sama strategis dengan India dalam bidang pendidikan. Langkah ini ditandai dengan rencana pendirian lembaga pendidikan tinggi bergengsi asal India, yaitu Indian Institutes of Management (IIMs) serta potensi pengembangan Indian Institutes of Technology (IITs) di tanah air.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi, pada Selasa (7/7). Dalam keterangan pers bersama, Presiden Prabowo menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan upaya nyata kedua negara dalam mempererat hubungan riset, teknologi, serta pertukaran budaya yang lebih intensif di masa depan.

Selain pembangunan infrastruktur kampus, pemerintah Indonesia juga berencana memfasilitasi peningkatan kuota mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di India. Langkah ini dipandang krusial mengingat kedua negara tengah menghadapi fase bonus demografi yang menuntut akselerasi kualitas sumber daya manusia di sektor teknologi, kecerdasan buatan, hingga infrastruktur digital.

Menanggapi hal tersebut, Perdana Menteri Modi menyatakan bahwa kehadiran IIMs dan IITs di Indonesia akan menjadi tonggak sejarah bagi pengembangan kapasitas generasi muda di kawasan Asia. Selain pendidikan, kedua pemimpin negara juga sepakat untuk mengeksplorasi kerja sama dalam sektor kedirgantaraan serta pengembangan kapasitas teknologi tingkat tinggi sebagai bagian dari kemitraan strategis jangka panjang.