Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir melalui Dinas Kesehatan setempat berkomitmen penuh mendongkrak kualitas pelayanan medis kepada warga dengan meluncurkan tiga program inovasi. Langkah strategis ini dirancang untuk memperluas akses deteksi dini penyakit, mempererat koordinasi internal fasilitas kesehatan, hingga mengawal implementasi program prioritas nasional di tingkat daerah.

Inovasi pertama yang diperkenalkan adalah Cek Kesehatan Gratis Masyarakat atau CEKGRAMAS. Program ini memfasilitasi pemeriksaan medis tanpa biaya bagi seluruh kelompok usia, mulai dari bayi baru lahir hingga kalangan lanjut usia. Petugas medis dari puskesmas diturunkan langsung ke berbagai pelosok kecamatan guna mendekatkan pelayanan dan mempermudah skrining kesehatan secara berkala.

Guna mengoptimalkan tata kelola internal, dihadirkan pula program OBRAL BJ MAS (Ngobrol Bersama Jejaring Puskesmas). Inovasi ini berfungsi sebagai ruang komunikasi dan evaluasi berkala antara Dinas Kesehatan dengan puskesmas di seluruh wilayah Ogan Ilir. Forum ini dimanfaatkan untuk memantau capaian target program medis sekaligus merumuskan solusi cepat atas kendala yang ditemukan di lapangan.

Sementara itu, demi menjamin mutu pangan bagi program nasional, diluncurkan sistem SIPHASTI MBG (Sistem Pengawasan Higiene Sanitasi dan Keamanan Pangan Terintegrasi Dapur MBG). Inovasi ini memantau secara ketat kepatuhan standar sanitasi dapur penyedia Program Makan Bergizi Gratis. Pengawasan berbasis data ini mencakup kebersihan air, pengolah makanan, hingga kualitas sajian guna memastikan perlindungan penuh bagi kesehatan anak-anak penerima manfaat.

Melalui implementasi ketiga inovasi tersebut, Dinas Kesehatan Ogan Ilir optimistis dapat menciptakan ekosistem pelayanan publik yang lebih responsif, akuntabel, dan berdampak langsung pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.