JAKARTA – Forum Betawi Rempug (FBR) merayakan hari jadi ke-25 atau Milad Perak dengan menggelar aksi simbolis yang menantang. Organisasi kemasyarakatan tersebut sukses mengibarkan bendera kebesaran mereka di dua lokasi ekstrem sekaligus, yakni di puncak Gunung Salak II, Jawa Barat, serta di dasar laut kawasan Kepulauan Seribu, Jakarta.

Aksi pengibaran di wilayah pegunungan dilakukan melalui metode pendakian cepat atau "tektok" yang memakan waktu perjalanan pulang-pergi selama 10 jam. Memulai titik kumpul di Basecamp Ajisaka, tim FBR berkolaborasi dengan komunitas pendaki dari Pondok Pesantren Darul Ulum. Meskipun medan Gunung Salak II dikenal ekstrem dan kerap diselimuti kabut tebal, rombongan berhasil mencapai puncak yang populer dijuluki sebagai "Raja Terakhir" oleh kalangan pendaki.

Sementara itu, ekspedisi bawah air dilakukan di perairan Kepulauan Seribu. Dipimpin oleh pendaki legendaris Pakde Latif bersama tim FBRTv Official, aksi menyelam ini membawa pesan bahwa eksistensi dan kepedulian FBR mencakup seluruh elemen alam, mulai dari darat hingga lautan. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kampanye pelestarian ekosistem laut Indonesia.

Melalui momentum usia perak ini, FBR menegaskan komitmennya untuk terus menjaga nilai-nilai kebersamaan dan harmoni sosial. Dengan mengusung tema "Merawat Akar, Merajut Masa Depan", organisasi ini berharap dapat terus konsisten dalam melestarikan warisan tradisi budaya Betawi, mengikuti teladan para ulama, serta berkontribusi aktif di tengah dinamika perkembangan zaman.