Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru Meningkat, Empat Kali Erupsi Terjadi Awal Juli
Gunung Semeru mencatatkan empat kali erupsi sepanjang awal Juli 2026, dengan kolom abu tertinggi mencapai satu kilometer di atas puncak.
Diurutkan dari yang terbaru
Gunung Semeru mencatatkan empat kali erupsi sepanjang awal Juli 2026, dengan kolom abu tertinggi mencapai satu kilometer di atas puncak.
Jalur pendakian Gunung Semeru akan ditutup total pada 7-18 Agustus 2026. Keputusan ini diambil untuk menghormati perayaan adat Hari Raya Karo bagi masyarakat Suku Tengger.
Pakar geografi UGM menyoroti ancaman banjir lahar dingin Gunung Semeru di tengah status Siaga, sembari mendesak pengetatan standar keselamatan bagi penambang pasir di zona berbahaya.
Gunung Semeru di Jawa Timur dilaporkan mengalami erupsi pada Selasa siang dengan ketinggian kolom abu mencapai 900 meter di atas puncak gunung.
Gunung Semeru kembali erupsi dengan kolom abu mencapai 1.000 meter. TNBTS secara tegas melarang pendaki melintasi Ranu Kumbolo demi menjaga keselamatan pengunjung.
Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkanik intensif dengan lima kali erupsi dalam 12 jam, memaksa otoritas setempat mempertahankan status Siaga (Level III) demi keselamatan warga.
Ditlantas Polda Jatim memperbarui fitur aplikasi ILMU Semeru agar masyarakat dapat melacak status kendaraan bermotor yang hilang secara daring dan real-time.
Balai Besar TNBTS resmi menutup akses pendakian Gunung Semeru mulai 7-18 Agustus 2026 guna menghormati perayaan Hari Raya Karo masyarakat adat Tengger di Desa Ranupani.
Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan meluncurkan lava pijar sejauh 1,3 kilometer ke arah Besuk Kobokan, warga diminta tetap waspada.
Baca semua artikel tanpa batas hanya Rp 29.000/bulan
MULAI SEKARANG