Lanskap investasi pada sektor teknologi di Indonesia kini tengah memasuki babak baru yang jauh lebih selektif. Para investor tidak lagi hanya mengejar pertumbuhan bisnis yang instan dan cepat. Sebaliknya, fokus utama kini bergeser pada startup yang memiliki model bisnis sehat, ketahanan tinggi terhadap gejolak pasar, serta prospek keberlanjutan dalam jangka panjang.
Pergeseran paradigma ini dibedah secara mendalam dalam program siniar Green Talks oleh Katadata Green. Menghadirkan Avina Sugiarto selaku Partner East Ventures serta dipandu oleh Romora Edward Sitorus selaku Policy Advisor ADB, diskusi tersebut mengulas bagaimana aspek keberlanjutan (sustainability) kini bertransformasi menjadi indikator krusial dalam menentukan kelayakan pendanaan bagi perusahaan rintisan.
Selain merumuskan kriteria baru penilaian investor, pembahasan ini juga memetakan potensi besar pada sejumlah sektor strategis yang diproyeksikan bakal menopang arah ekonomi digital nasional ke depan. Sektor-sektor masa depan tersebut di antaranya meliputi kecerdasan buatan (AI), teknologi kesehatan digital, teknologi ramah lingkungan (climate-tech), serta pengembangan energi bersih.