Aktivitas Vulkanik Semeru Meningkat, Balai Besar TNBTS Larang Pendakian ke Puncak
Gunung Semeru kembali erupsi dengan kolom abu mencapai 1.000 meter. TNBTS secara tegas melarang pendaki melintasi Ranu Kumbolo demi menjaga keselamatan pengunjung.
Diurutkan dari yang terbaru
Gunung Semeru kembali erupsi dengan kolom abu mencapai 1.000 meter. TNBTS secara tegas melarang pendaki melintasi Ranu Kumbolo demi menjaga keselamatan pengunjung.
Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkanik intensif dengan lima kali erupsi dalam 12 jam, memaksa otoritas setempat mempertahankan status Siaga (Level III) demi keselamatan warga.
Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan meluncurkan lava pijar sejauh 1,3 kilometer ke arah Besuk Kobokan, warga diminta tetap waspada.
Gunung Semeru kembali meluncurkan awan panas guguran sejauh 4,5 km pagi ini. Status gunung tetap berada di level III (Siaga) dan jalur pendakian ke puncak masih ditutup total.
Gunung Semeru terpantau mengalami tiga kali erupsi pada Kamis pagi, dengan kolom abu vulkanik mencapai ketinggian maksimal 1.000 meter dari puncak.
Gunung Semeru mengalami erupsi pada Jumat pagi dengan kolom abu setinggi 1.100 meter. PVMBG mengimbau warga menjauhi zona bahaya di sekitar aliran sungai dan lereng gunung.
Gunung Semeru kembali erupsi dengan meluncurkan awan panas sejauh 4 km serta kolom abu setinggi 1.500 meter. Status gunung tetap berada di level Siaga (Level 3).
Balai Besar TNBTS mengumumkan penutupan jalur pendakian Gunung Semeru mulai 7-18 Agustus 2026 demi menghormati perayaan adat Hari Raya Karo bagi masyarakat Tengger.
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali mengalami erupsi disertai luncuran awan panas sejauh 4 kilometer ke arah Besuk Kobokan pada Kamis (2/7/2026).
Baca semua artikel tanpa batas hanya Rp 29.000/bulan
MULAI SEKARANG